<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>-----  H a n a  ------</title>
	<atom:link href="http://farahzone.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://farahzone.wordpress.com</link>
	<description>Segala keunikan dan kegilaannya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Nov 2011 13:29:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='farahzone.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/dc1491dae50bd396298c050e83877efc?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>-----  H a n a  ------</title>
		<link>http://farahzone.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://farahzone.wordpress.com/osd.xml" title="-----  H a n a  ------" />
	<atom:link rel='hub' href='http://farahzone.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Album Kenangan Magang Balai Bahasa Surabaya 2011</title>
		<link>http://farahzone.wordpress.com/2011/11/02/album-kenangan-magang-balai-bahasa-surabaya-2011/</link>
		<comments>http://farahzone.wordpress.com/2011/11/02/album-kenangan-magang-balai-bahasa-surabaya-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Nov 2011 10:56:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Farhana Aulia</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://farahzone.wordpress.com/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[temen2ku&#8230;ini link buat download album kenangan magang selamat mengunduh&#8230; maaf,saya bingung ngirimnya ke email temen2&#8230;jadi, ya semoga bisa diunduh&#8230; *maaf saya bisane desain kaya gitu tok maklum lagi ajar heheheheh Download Album<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farahzone.wordpress.com&amp;blog=6195551&amp;post=43&amp;subd=farahzone&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>temen2ku&#8230;ini link buat download album kenangan magang</p>
<p>selamat mengunduh&#8230;</p>
<p>maaf,saya bingung ngirimnya ke email temen2&#8230;jadi, ya semoga bisa diunduh&#8230;</p>
<p>*maaf saya bisane desain kaya gitu tok</p>
<p>maklum lagi ajar</p>
<p>heheheheh</p>
<p><a href="http://www.4shared.com/document/clE2j9ef/Album_Kenangan_Magang_Balai_Ba.htm" target="_blank">Download Album</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/farahzone.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/farahzone.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/farahzone.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/farahzone.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/farahzone.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/farahzone.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/farahzone.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/farahzone.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/farahzone.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/farahzone.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/farahzone.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/farahzone.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/farahzone.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/farahzone.wordpress.com/43/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farahzone.wordpress.com&amp;blog=6195551&amp;post=43&amp;subd=farahzone&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://farahzone.wordpress.com/2011/11/02/album-kenangan-magang-balai-bahasa-surabaya-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bb0aead33a298845f63de2bcfe330ca6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">farahzone</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kolaborasi Profesi Seni dan Organisasi Kampus</title>
		<link>http://farahzone.wordpress.com/2010/05/23/kolaborasi-profesi-seni-dan-organisasi-kampus/</link>
		<comments>http://farahzone.wordpress.com/2010/05/23/kolaborasi-profesi-seni-dan-organisasi-kampus/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 May 2010 16:09:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Farhana Aulia</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[seni rupa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://farahzone.wordpress.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Kesibukan kuliah dengan segala konsekuensi waktu yang ditawarkan, kerap dijadikan alasan untuk tidak ikut berperan aktif di organisasi kampus. Beda dengan jurusan bergenre “sastra”, mahasiswa “seni” cenderung diarahkan pada pengembangan profesi dengan takaran waktu praktek lebih banyak daripada teori. Hal itulah kiranya menyebabkan mahasiswa ‘seni’ hanya sedikit yang dapat aktif di kegiatan organisasi kampus. Tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farahzone.wordpress.com&amp;blog=6195551&amp;post=37&amp;subd=farahzone&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kesibukan kuliah dengan segala konsekuensi waktu yang ditawarkan, kerap </strong><strong>dijadikan alasan untuk tidak ikut berperan aktif di organisasi kampus. Beda dengan jurusan bergenre </strong><strong>“sastra</strong><strong>”, mahasiswa </strong><strong>“seni</strong><strong>” cenderung diarahkan pada pengembangan profesi dengan takaran waktu praktek lebih banyak daripada teori. Hal itulah kiranya menyebabkan mahasiswa ‘seni’ hanya sedikit yang dapat aktif di kegiatan organisasi kampus.</strong><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Tidak bisa dipungkiri, organisasi kampus menjadi wahana perimbangan bersosialisasi dan berorganisasi saat kuliah. Seperti yang diungkapkan Dosen Seni Rupa Murni, Drs. Sunarto, M.Sn., “Semestinya mahasiswa bisa bersosialisasi secara keseluruhan. Untuk latihan, karena cari kerja itu <em>nggak</em> bisa sendiri. Dengan sosialisasi dan organisasi kita akan punya jalur-jalur atau <em>link</em> tersendiri ke arah kerja yang mungkin tak terduga sebelumnya.”  Di samping itu, beliau juga mengisahkan berbagai pengalaman mahasiswa alumni Seni Rupa UNS yang sukses dalam beragam profesi, misalnya di Departemen Budaya dan Pariwisata, di Museum Indonesia, di SMK 1&amp; 2 Banjarmasin, di NTB, NTT, Sulawesi dan Padang. Salah satunya justru menjadi Kepala Laboratorium Penelitian Indonesia. Tentu ini hanya sebagian dari sekian kesuksesan yang tercatat bagi para perupa, seniman, dan desainer <em>jebolan</em> dari FSSR UNS. Semuanya itu, juga tak luput berkat keaktifan mereka-mereka di organisasi, tingkat disiplin tinggi dan interaksi sosial yang baik.</p>
<p><strong>Organisasi di Mata Mereka</strong></p>
<p>Manfaat dari organisasi juga dirasakan oleh aktivis kampus alumni FSSR UNS. Alumni DKV ‘02 UNS, Yosef Ardy, kini menjadi Koordinator Teknis di Lestude (Lembaga Studi Desain). Ia menjelaskan bahwa dengan organisasi kita akan tahu tahap-tahap dalam menyelesaikan pekerjaan, lebih tahu struktur, dan terbiasa dengan pekerjaan yang tersistem. Dari segi dunia kerja, yang menuntut untuk dapat berpresentasi, berbicara di depan umum, organisasi menjadi ajang untuk melatih itu. Dengan rapat tim dan kerja bersama saat berorganisasi, akhirnya membuat tidak merasa individualis dalam pekerjaan.</p>
<p>Bahkan mahasiswa magang dari Lestude, Vincent, mengungkapkan nada kekecewaan bagi mahasiswa yang tidak memanfaatkan organisasi kampus untuk melatih <em>softskill </em>dan kemampuan interpersonal. “Organisasi kampus itu menjadi tempat di mana kita diberi tanggungjawab untuk mengelola SDM dan uang yang telah disediakan, dan masih ada <em>possibility</em> ruang untuk melakukan kesalahan. Di organisasi pun kita masih punya pengawas, beda dengan kerja. Organisasi itu menjadi batu loncatan ke dunia luar atau pekerjaan nyata”, tandasnya.</p>
<p>Hampir serupa dengan pengakuan Arief Fatoni Rahman yang menjalani kuliah dan aktif berkecimpung dalam bermacam kegiatan di luar kampus. Meskipun mahasiswa DKV ’07 ini tidak aktif di organisasi kampus, hal positif dari dalam sebuah organisasi luar telah ia rasakan. Ia menyayangkan pula jika mahasiswa Seni Rupa tidak turut aktif berorganisasi. Mau tidak mau, karya yang dihasilkan oleh mahasiswa Seni Rupa dinikmati oleh orang lain dan perlu masukan ataupun saran. Lain halnya dengan Mia Fauzia dan Kholid Arbain, mahasiswa Desain Interior ‘08 yang sedikit merasa kesulitan ketika dihadapkan pada penyesuaian waktu untuk berorganisasi dan kuliah. “Kita<em> bakal</em> repot dan kuliah jadi agak <em>keteteran</em>, tapi justru itu melatih kita untuk bekerja keras sejak sekarang agar kita nggak kaget nantinya”, ungkap Mia, anggota KMF FSSR ini.</p>
<p><strong>Terkesan <em>nyentrik</em></strong></p>
<p>Anggapan “individualisme” akhirnya terpaksa muncul dan melekat pada mahasiswa seni dikarenakan ketidakaktifan mereka pada organisasi kampus. Beberapa mahasiswa memang tidak setuju akan anggapan demikian. Namun, individualisme pada sebuah karya seni memang sangat dibutuhkan, bukan pada sosialisasi dalam masyarakat. Hanya dalam sebuah karya dituntut tidak meniru dan memiliki kreativitas tinggi untuk menciptakan hal baru. Diakui jika dibandingkan di kota besar, di Solo atau di daerah, anggapan bahwa orang Seni Rupa itu <em>nyentrik, </em>tidak bisa diatur dan tidak disiplin masih melekat. Namun, itu tidak berlaku selama masing-masing individu berkarya dan bersosialisasi baik dalam masyarakat. Tak ayal, ketidakaktifan mahasiswa bergenre ‘seni’ di organisasi kampus juga bukan semata tidak mau terlibat aktif, sekiranya kurang adanya wadah yang menarik jiwa mahasiswa Seni Rupa dan menunjang hobi serta ketertarikannya untuk meluangkan waktu di sela tugas praktek yang menguras banyak waktu, pikiran dan tenaga.</p>
<p>“Mahasiswa ‘seni’ tidak suka dikekang, dan tidak suka ekspresi mereka dibatasi oleh organisasi,” tutur Adi, Ketua Umum PMK. Cara pandang yang berbeda dengan mahasiswa sastra tentang organisasi, menjadikan beberapa organisasi kampus sepi akan mahasiswa ‘seni’. Sedangkan Galih Reza, merasa terpanggil hatinya dan nyaman ketika berorganisasi daripada hanya kuliah biasa. Organisasi baginya menunjang kuliah. Harapan besar terlantun dari mahasiswa Seni Murni 2008 ini, agar teman-teman dari Seni Rupa mau bergabung di organisasi.[] Farhana Aulia</p>
<p>(Ditulis dalam Buletin Gemakade LPM Kalpadruma FSSR UNS)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/farahzone.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/farahzone.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/farahzone.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/farahzone.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/farahzone.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/farahzone.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/farahzone.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/farahzone.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/farahzone.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/farahzone.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/farahzone.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/farahzone.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/farahzone.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/farahzone.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farahzone.wordpress.com&amp;blog=6195551&amp;post=37&amp;subd=farahzone&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://farahzone.wordpress.com/2010/05/23/kolaborasi-profesi-seni-dan-organisasi-kampus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bb0aead33a298845f63de2bcfe330ca6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">farahzone</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bahasa SMS: Aneh Tapi Unik</title>
		<link>http://farahzone.wordpress.com/2010/05/23/bahasa-sms-aneh-tapi-unik/</link>
		<comments>http://farahzone.wordpress.com/2010/05/23/bahasa-sms-aneh-tapi-unik/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 May 2010 15:48:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Farhana Aulia</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa sms]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://farahzone.wordpress.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[Aneh tapi Unik .ne tpah eaph. . .hu,um mbk knp emg. . Tp ne q 0tdah pulang ub. . . hagz hagz hagz hagz. . (Ini siapa ya? Huum &#60;iya&#62; mbak, kenapa emang? Tapi ini aku udah pulang ug.. Hagz hagz hagz hagz &#60;tertawa&#62;) Perlu selang waktu yang cukup bagi pembaca untuk memahami penggalan contoh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farahzone.wordpress.com&amp;blog=6195551&amp;post=33&amp;subd=farahzone&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Aneh tapi Unik</strong></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>.ne tpah eaph. .</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>.hu,um mbk knp emg. .</em></p>
<p><em>Tp ne q 0tdah pulang ub. . </em></p>
<p><em>. hagz hagz hagz hagz. .</em></p>
<p>(Ini siapa ya? Huum &lt;iya&gt; mbak, kenapa emang? Tapi ini aku udah pulang ug..</p>
<p>Hagz hagz hagz hagz &lt;tertawa&gt;)</p>
<p>Perlu selang waktu yang cukup bagi pembaca untuk memahami penggalan contoh di atas. Contoh tersebut hanyalah sebagian kecil dari variasi penulisan bahasa SMS <em>(Short Message Service)</em> remaja. Unik, aneh, namun tetap komunikatif  bagi sebagian besar kaum remaja.</p>
<p>Pada dasarnya, remaja memiliki bahasa tersendiri dalam mengungkapkan ekspresi sebagai wujud aktualisasi diri. Bahasa tersebut kemudian dikenal sebagai bahasa gaul remaja. Hal itupun terjadi pada gaya penulisan SMS para remaja. Apabila ditinjau lebih lanjut, masa remaja memiliki karakteristik antara lain petualangan, pengelompokan, dan kenakalan. Ciri ini tercermin juga dalam bahasa mereka. Keinginan untuk membuat kelompok eksklusif menyebabkan mereka menciptakan bahasa rahasia. Bahasa gaul sebagai tutur remaja dilihat dari segi persebarannya dapat dikatakan telah berhasil menjadi bahasa identitas remaja. Sebaliknya, bahasa remaja menjadi dampak negatif apabila dilihat dari segi ketidakmampuan remaja menempatkan bahasa dalam konteks sosialnya.</p>
<p>Ringkas, cepat, murah, dan terjangkau membuat SMS digemari, khususnya kalangan remaja. Sesuai dengan fungsi SMS, memberikan pesan-pesan singkat, sehingga bahasa yang digunakan pun menjadi khas. Penulisan SMS mempunyai pola-pola pembentukan dalam rangka kehematan karakter huruf yang merupakan salah satu keunikan tersendiri, sekaligus menimbulkan keambiguan. Di sisi lain, akankah agam bahasa SMS ini merusak dan mengancam eksistensi bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional?</p>
<p>Bahasa SMS sangat berperan bagi pembentukan karakter kepribadian dan identitas bahasa remaja bahasa. Karena, para remaja sedang dalam proses pembentukan berbagai sisi kehidupan sehingga kemampuan berbahasa dengan baik akan menciptakan mereka menjadi manusia yang bisa mengekspresikan diri di masa dewasanya kelak. Bahasa SMS tetap menjadi bahasa yang tidak dapat dikatakan sebagai perusak bahasa Indonesia. Selama masyarakat dapat menentukan dan menempatkan bahasa sesuai wilayah pemakaiannya Kaitannya dengan sosiolinguistik, bahasa itu ialah perubahan (Ibrahim, 1995:31). Jadi, bahasa SMS itu hadir dari kelompok masyarakat sendiri. Hanya saja, bahasa SMS cenderung tidak baku, tidak beraturan dan tidak menunjukkan jati diri bangsa yang sebenarnya.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Eksistensi Bahasa Indonesia</strong></p>
<p>Di era globalisasi, ketika teknologi informasi seolah menjadi ‘raja’ dalam berbagai kegiatan manusia, bahasa menjadi semakin bermutu rendah. Telihat dari contoh yang dikemukakan di muka, fungsi bahasa tidak lebih hanya sebagai alat komunikasi yang miskin makna. Bahkan tidak jarang bahasa digantikan oleh kecanggihan ‘mesin’ sehingga tidak perlu menggunakan kata-kata yang terikat struktur gramatikal maupun semantik, karena dinilai terlalu ketinggalan zaman. Pendek kata, bahasa kian terpojok di tengah riuhnya kehidupan modern. Bahasa menjadi kehilangan makna semantis, estetis, serta sosiolinguistiknya. Padahal ketiganya menyiratkan makna kultural yang mampu memberi kontribusi positif bagi menuju masyarakat yang lebih beradab.</p>
<p>Meskipun demikian, bukan berarti kita bersikap tertutup dengan globalisasi, karena menutup diri dari ciptaan globalisasi sangat tidak memungkinkan. Yang bisa kita lakukan adalah mengikuti tempo globalisasi dengan kesadaran penuh untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terburuk akibat nilai-nilai negatif yang dibawanya. Itulah langkah cerdas, agar kita tidak terbunuh akibat kekejaman globalisasi di satu sisi. Jangan sampai globalisasi berhasil membunuh nilai-nilai kita sendiri, dan menggantinya dengan nilai-nilai lain yang jauh dari semangat lokal, dimana kita memiliki tanggung jawab untuk mempertahankannya semaksimal mungkin.</p>
<p>Di sisi lain, remaja perlu mendapatkan pemahaman tentang penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Bahasa Indonesia dapat dikatakan baik dan benar apabila penempatan wilayah pemakaiannya tepat. Karena, para remaja sedang dalam proses pembentukan dalam berbagai sisi kehidupan sehingga kemampuan berbahasa dengan baik akan menciptakan mereka menjadi manusia yang bisa mengekspresikan diri di masa dewasanya kelak. Bila tidak, mereka akan terombang-ambing antara serbuan istilah bahasa asing yang begitu deras dan ketidakpercayaan pada bahasa sendiri karena tidak pernah diajarkan dengan cara yang baik di sekolah sehingga bahasa Indonesia dianggap sekadar mata pelajaran.</p>
<p>Gunakanlah bahasa Indonesia yang baik, dalam arti tepat penggunaannya; dan benar, dalam arti tepat kaidah tata bahasanya. Tak ada larangan dalam menggunakan ragam bahasa SMS yang unik ataupun ragam bahasa lain. Tentunya disertai dengan kebijaksanaan dalam memilih serta memilah bahasa apa yang digunakan, kepada siapa berbicara, kapan dan dimana kita bicara.[] Farhana Aulia</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/farahzone.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/farahzone.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/farahzone.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/farahzone.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/farahzone.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/farahzone.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/farahzone.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/farahzone.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/farahzone.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/farahzone.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/farahzone.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/farahzone.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/farahzone.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/farahzone.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farahzone.wordpress.com&amp;blog=6195551&amp;post=33&amp;subd=farahzone&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://farahzone.wordpress.com/2010/05/23/bahasa-sms-aneh-tapi-unik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bb0aead33a298845f63de2bcfe330ca6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">farahzone</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SAJAK HENDAK</title>
		<link>http://farahzone.wordpress.com/2010/05/23/sajak-hendak/</link>
		<comments>http://farahzone.wordpress.com/2010/05/23/sajak-hendak/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 May 2010 14:33:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Farhana Aulia</dc:creator>
				<category><![CDATA[farhana]]></category>
		<category><![CDATA[puisi]]></category>
		<category><![CDATA[sajak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://farahzone.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[SAJAK HENDAK Mengulum ragu dan tertahan pada sebuah ketidakpastian Meski kehendak berkecamuk tetap saja bergelayut pada ketidakmampuan diri yang meliputi Namun kesempatanlah mampu memberi ruang dan isyarat untuk menegak lantas, tiada kata tidak selama Tuhan masih berkehendak<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farahzone.wordpress.com&amp;blog=6195551&amp;post=29&amp;subd=farahzone&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>SAJAK HENDAK</p>
<p>Mengulum ragu</p>
<p>dan tertahan pada</p>
<p>sebuah ketidakpastian</p>
<p>Meski kehendak berkecamuk</p>
<p>tetap saja bergelayut</p>
<p>pada ketidakmampuan diri</p>
<p>yang meliputi</p>
<p>Namun kesempatanlah</p>
<p>mampu memberi ruang</p>
<p>dan isyarat</p>
<p>untuk menegak</p>
<p>lantas,</p>
<p>tiada kata tidak</p>
<p>selama Tuhan masih berkehendak</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/farahzone.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/farahzone.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/farahzone.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/farahzone.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/farahzone.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/farahzone.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/farahzone.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/farahzone.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/farahzone.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/farahzone.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/farahzone.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/farahzone.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/farahzone.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/farahzone.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farahzone.wordpress.com&amp;blog=6195551&amp;post=29&amp;subd=farahzone&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://farahzone.wordpress.com/2010/05/23/sajak-hendak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bb0aead33a298845f63de2bcfe330ca6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">farahzone</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>LIRIKNYA DIKIT&#8230;TAPI MENGGIGIT..</title>
		<link>http://farahzone.wordpress.com/2009/04/09/liriknya-dikittapi-menggigit/</link>
		<comments>http://farahzone.wordpress.com/2009/04/09/liriknya-dikittapi-menggigit/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2009 10:42:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Farhana Aulia</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://farahzone.wordpress.com/2009/04/09/liriknya-dikittapi-menggigit/</guid>
		<description><![CDATA[Peter Pan &#8211; Tak Ada Yang Abadi Takkan selamanya tanganku mendekapmu Takkan selamanya raga ini menjagamu Seperti alunan detak jantungku Tak bertahan melawan waktu Dan semua keindahan yang memudar Atau cinta yang telah hilang Tak ada yang abadi Tak ada yang abadi Biarkan aku bernafas sejenak Sebelum hilang Reff : Jiwa yang lama segera pergi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farahzone.wordpress.com&amp;blog=6195551&amp;post=24&amp;subd=farahzone&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Peter Pan &#8211; Tak Ada Yang Abadi</strong></p>
<p>Takkan selamanya tanganku mendekapmu<br />
Takkan selamanya raga ini menjagamu</p>
<p>Seperti alunan detak jantungku<br />
Tak bertahan melawan waktu<br />
Dan semua keindahan yang memudar<br />
Atau cinta yang telah hilang</p>
<p>Tak ada yang abadi<br />
Tak ada yang abadi<br />
Biarkan aku bernafas sejenak<br />
Sebelum hilang</p>
<p>Reff :<br />
Jiwa yang lama segera pergi<br />
Bersiaplah para pengganti</p>
<p><a href="http://liriklaguindonesia.net/p/peter-pan/peter-pan-tak-ada-yang-abadi/">Lirik lagu Peter Pan &#8211; Tak Ada Yang Abadi</a> ini dipersembahkan oleh <a title="Lirik Lagu Indonesia" href="http://liriklaguindonesia.net">LirikLaguIndonesia.Net</a>. Kunjungi <a title="Download Lagu Indonesia" href="http://downloadlaguindonesia.net">DownloadLaguIndonesia.Net</a> untuk <a href="http://downloadlaguindonesia.net/downloadmp3terbaru/">download MP3 Peter Pan &#8211; Tak Ada Yang Abadi</a>.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/farahzone.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/farahzone.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/farahzone.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/farahzone.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/farahzone.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/farahzone.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/farahzone.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/farahzone.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/farahzone.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/farahzone.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/farahzone.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/farahzone.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/farahzone.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/farahzone.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farahzone.wordpress.com&amp;blog=6195551&amp;post=24&amp;subd=farahzone&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://farahzone.wordpress.com/2009/04/09/liriknya-dikittapi-menggigit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bb0aead33a298845f63de2bcfe330ca6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">farahzone</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>be mine</title>
		<link>http://farahzone.wordpress.com/2009/03/01/be-mine/</link>
		<comments>http://farahzone.wordpress.com/2009/03/01/be-mine/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Mar 2009 06:28:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Farhana Aulia</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://farahzone.wordpress.com/2009/03/01/be-mine/</guid>
		<description><![CDATA[TAK BERMAKNA KELABU Semburat langit mulai menampakkan keangkuhan Kala diri merintih dalam ketermanguan Yang tak tergambar dalam ucapan Tak ada lagi harap atas segala impian Berjalan kebingungan di kabut keraguan Bagai perjalanan tanpa tujuan Tergerak hati tuk rangkai serpihan Raga mendakwa untuk segera berpeluh Namun lidah kelu tanpa sedikit gemuruh Damba sesuatu tuk berteduh Menuang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farahzone.wordpress.com&amp;blog=6195551&amp;post=22&amp;subd=farahzone&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>TAK BERMAKNA KELABU</p>
<p>Semburat langit mulai menampakkan keangkuhan<br />
Kala diri merintih dalam ketermanguan<br />
Yang tak tergambar dalam ucapan<br />
Tak ada lagi harap atas segala impian</p>
<p>	Berjalan kebingungan<br />
	di kabut keraguan<br />
	Bagai perjalanan tanpa tujuan<br />
	Tergerak hati tuk rangkai serpihan</p>
<p>Raga mendakwa untuk segera berpeluh<br />
Namun lidah kelu tanpa sedikit gemuruh<br />
Damba sesuatu tuk berteduh<br />
Menuang damai kembali merengkuh<br />
Doa tulus hati bersama puja luruh</p>
<p>	Seketika saat mengingatNya<br />
	Gulana berubah dera tawa<br />
	Riang karena sentuhanNya<br />
	Bersama gapaiNya<br />
	Berkat Maha KasihNya</p>
<p>Hingga kusadari dalam heningku<br />
Gelap tak bermakna kelabu<br />
Hanya jiwa enggan terpaku waktu<br />
JanjiNya bukan hanya tipu<br />
Semoga selalu indah menyertaimu</p>
<p>					‘Na’<br />
Inspired by ‘Kuta Bali’ Moammar Emka</p>
<p>DUKA TAK BERKESUDAHAN</p>
<p>Genang air danau yang beriak kemilau<br />
ditimpa rembulan gundah yang menangis<br />
melihat mayapada luluh lantak dalam kecantikan</p>
<p>Rembulan pucat pasi membawa seribu galau<br />
seiring merayapnya malam<br />
mengalir tanpa kesudahan<br />
dan bergulir menetes satu-satu</p>
<p>Bulan penuh menangis dalam bisu<br />
angin sampaikan kabar muram<br />
kelaparan, kebakaran, asap; merajalela<br />
Ia tak lagi bersuka</p>
<p>Atas nama golongan<br />
nyawa terkapar<br />
Atas nama kekuasaan<br />
menegak kesedihan<br />
Atas nama perlawanan<br />
Merenggut impian </p>
<p>				‘Dukaku untuk Palestina’</p>
<p>PERTAMA</p>
<p>Paham sudah aku atas kebodohanku<br />
Menyandarkan hati pada pangeran yang<br />
Belum setulus hati mencintaiku</p>
<p>		Meski sempat yakin benar akan hadirnya<br />
		Membawa asaku luruh<br />
		Dan enyah begitu saja</p>
<p>Musnah…<br />
ditelan pertama laraku<br />
pertama cinta terbalasku<br />
pertama sakit hatiku </p>
<p>				‘Na’<br />
				Thanx 4 luving me</p>
<p>LETIH HATI</p>
<p>Inginku…<br />
		Tak sudi lagi<br />
	Letih hati<br />
	Letih menduga,<br />
		dengan beribu prasangka<br />
	Letih mendakwa,<br />
		terselip luka </p>
<p>Hingga suatu saat aku sendiri<br />
menantinya untuk kembali lagi</p>
<p>				‘Na’</p>
<p>MENUNGGU DATANG KATA</p>
<p>Lelapku dalam letih hariku<br />
Menunggu kata yang mencuat<br />
dan terlantun indah</p>
<p>Dalam penantian, jenuh pun singgah<br />
Melewati detik yang kian menggugah resah<br />
Padahal hanya kata</p>
<p>Sepenggal kata,<br />
Bagiku sejuta makna<br />
Dan begitu kutunggu-tunggu hadirnya<br />
Hasrat untuk terjaga demi mendengar bisiknya<br />
Bisik tapi tak sekedar bisik belaka<br />
Harap dan asa tetap ada</p>
<p>Hingga pada akhirnya<br />
Yang dinanti menggema jiwa<br />
Memenuhi hati adinda<br />
	‘Nice dream adeqwu…’</p>
<p>					‘Na’</p>
<p>KEHADIRANMU</p>
<p>Seperti langit yang membentang<br />
Rintangan pun siap menghadang<br />
Jiwa mati dengan segala jelang<br />
Membawa rasa tak henti mengerang</p>
<p>Tak cukup dengan kesah mendesah<br />
Derit tak jua enggan berkisah<br />
Hingga lenyap perlahan tanpa arah<br />
Terbias dan berubah gerah</p>
<p>Tibalah ia yang hadir membawa kembali harap terbuang<br />
Membuka tirai manis kehidupan<br />
Terlepas dari belenggu penantian<br />
Kini, tak ada lagi letihku bertabur sepi dan sendiri<br />
							‘Na’</p>
<p>LAGU NANTI</p>
<p>Aku terlalu letih,<br />
		Menunggumu terdiam</p>
<p>Aku terlalu rapuh,<br />
		Menangisi malam</p>
<p>Aku terlalu jenuh,<br />
		Menantimu datang</p>
<p>Aku terlalu cinta,<br />
dan aku semakin terluka<br />
				‘Na’</p>
<p>PADA BINTANG</p>
<p>Damai itu merengkuh bersama angin<br />
dingin menyisir lewat layu ragaku</p>
<p>Redup itu menyelinap bersama mendung<br />
bintang cerah tak lagi temaniku</p>
<p>Aku mendamba bintangku bersinar lagi<br />
mendampingiku habiskan malam tanpamu</p>
<p>				‘Na’</p>
<p>SEPI DALAM ACUH</p>
<p>Temaram senja hampir malam<br />
Mendung pun bergelayut manja<br />
Di sekitar acuh tanpa gaduh<br />
Meringkuk kembali damai yang menjauh<br />
				‘Na’</p>
<p>KISAHKAN AKU</p>
<p>Andai aku tahu<br />
Rahasia hati yang tertutup untukku</p>
<p>Andai aku tahu<br />
Tabir indah dalam hidupku</p>
<p>Andai aku tahu<br />
Cerita tulus dari hatimu</p>
<p>Tak perlu lagi<br />
kuhitung lebih lama waktuku<br />
menjemput bahagiaku</p>
<p>				‘Na’</p>
<p>BENING</p>
<p>Tersamar dalam sadar<br />
Bersinar dalam terang<br />
Kerling itu halus kulihat</p>
<p>Berdetak tanpa nafas<br />
Bergetar tanpa kata<br />
Tatapku terhenti padanya<br />
Menyilaukanku kan bening parasnya</p>
<p>Inikah yang kucari adanya?</p>
<p>				‘Na’</p>
<p>HATI PUTIH, JARI BIRU </p>
<p>Bisa kau coba ajari aku<br />
Tentang sebuah nama yang tertulis dalam tiang itu<br />
Tiangnya tak terlalu tinggi<br />
Besarnya tak penuhi bumi</p>
<p>Tak paham aku<br />
Bisa kau coba ajari aku</p>
<p>Kau eja satu-satu<br />
Aku tertegun<br />
Apa lagi itu</p>
<p>Sebenarnya aku tak mau tahu<br />
Tentang yang kau eja itu<br />
Tapi tiang itu tak hanya satu<br />
Dan mau tak mau menyita perhatianku</p>
<p>Aku ragu<br />
Mau aku apakan nama yang kau eja itu<br />
Apa lebih baik ku acuh<br />
Dan biarkan jari kiriku membekas cap biru<br />
Tanpa aku tahu nama yang kau eja itu</p>
<p>					‘Na’<br />
					Jelang pesta Demokrasi 2009</p>
<p>UNTUK KAKAKKU</p>
<p>Diantara marahmu<br />
Aku bergeming</p>
<p>Diantara kesalmu<br />
Aku berpaling</p>
<p>Diantara senyummu<br />
Aku hening</p>
<p>Bahagiaku melihat kau bersuka</p>
<p>			‘Na’</p>
<p>Selami hidup tak hanya soal<br />
lama atau tidaknya hidup di bumi<br />
karena hidup memang harus dinikmati<br />
telebih atas segala problem yang diberi</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/farahzone.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/farahzone.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/farahzone.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/farahzone.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/farahzone.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/farahzone.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/farahzone.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/farahzone.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/farahzone.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/farahzone.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/farahzone.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/farahzone.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/farahzone.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/farahzone.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farahzone.wordpress.com&amp;blog=6195551&amp;post=22&amp;subd=farahzone&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://farahzone.wordpress.com/2009/03/01/be-mine/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bb0aead33a298845f63de2bcfe330ca6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">farahzone</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>P E N E R I M A A N Chairil Anwar</title>
		<link>http://farahzone.wordpress.com/2009/01/31/p-e-n-e-r-i-m-a-a-n-chairil-anwar/</link>
		<comments>http://farahzone.wordpress.com/2009/01/31/p-e-n-e-r-i-m-a-a-n-chairil-anwar/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Jan 2009 15:07:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Farhana Aulia</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://farahzone.wordpress.com/2009/01/31/p-e-n-e-r-i-m-a-a-n-chairil-anwar/</guid>
		<description><![CDATA[Kalau kau mau kuterima kau kembali dengan sepenuh hati Aku masih tetap sendiri Kutahu kau bukan yang dulu lagi bak kembang sari sudah terbagi Jangan tertunduk! Tentang aku dengan berani Kalau kau mau kuterima kembali untukku sendiri tapi Sedang dengan cermin aku enggan berbagi (Deru Campur Debu, 1959:36)<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farahzone.wordpress.com&amp;blog=6195551&amp;post=18&amp;subd=farahzone&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau kau mau kuterima kau kembali<br />
dengan sepenuh hati</p>
<p>Aku masih tetap sendiri</p>
<p>Kutahu kau bukan yang dulu lagi<br />
bak kembang sari sudah terbagi</p>
<p>Jangan tertunduk! Tentang aku dengan berani</p>
<p>Kalau kau mau kuterima kembali<br />
untukku sendiri tapi</p>
<p>Sedang dengan cermin aku enggan berbagi</p>
<p>(Deru Campur Debu, 1959:36)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/farahzone.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/farahzone.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/farahzone.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/farahzone.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/farahzone.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/farahzone.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/farahzone.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/farahzone.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/farahzone.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/farahzone.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/farahzone.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/farahzone.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/farahzone.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/farahzone.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farahzone.wordpress.com&amp;blog=6195551&amp;post=18&amp;subd=farahzone&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://farahzone.wordpress.com/2009/01/31/p-e-n-e-r-i-m-a-a-n-chairil-anwar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bb0aead33a298845f63de2bcfe330ca6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">farahzone</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>aku dan kisahku</title>
		<link>http://farahzone.wordpress.com/2009/01/31/aku-dan-kisahku/</link>
		<comments>http://farahzone.wordpress.com/2009/01/31/aku-dan-kisahku/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Jan 2009 15:03:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Farhana Aulia</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://farahzone.wordpress.com/2009/01/31/aku-dan-kisahku/</guid>
		<description><![CDATA[Aku tulis catatan ini,ketika aku terombang-ambing ditelan kesepian dan ragu yang deras menghimpit Dini hari menjelang pagi datang, ditengarai sepi dan luka yang menghunjam tajam Untuk kesekian kalinya aku mencoba menyapa cintamu, tapi tak ada jawab Yang kutemui hanya lembab udara yang berembus panas Tak ada gerimis turun, membuat terik matahari bebas menerabas daun-daun dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farahzone.wordpress.com&amp;blog=6195551&amp;post=17&amp;subd=farahzone&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aku tulis catatan ini,ketika aku terombang-ambing ditelan kesepian dan ragu yang deras menghimpit</p>
<p>Dini hari menjelang pagi datang, ditengarai sepi dan luka yang menghunjam tajam</p>
<p>Untuk kesekian kalinya aku mencoba menyapa cintamu, tapi tak ada jawab</p>
<p>Yang kutemui hanya lembab udara yang berembus panas</p>
<p>Tak ada gerimis turun, membuat terik matahari bebas menerabas daun-daun dan jatuh di wajah tanah merah dan aspal</p>
<p>Gerah segera berubah peluh</p>
<p>Menyatu bersama degup jantungku yang mulai kehilangan jejakmu&#8230;</p>
<p>maafkan aku jika telah membuat lubang di pagar hatimu&#8230;</p>
<p>*********************</p>
<p>Aku mengapung pelan<br />
coba telusuri perih<br />
coba telusuri pedih<br />
dan aku ikut terluka</p>
<p>Aku mengaduh pelan<br />
coba resapi luka<br />
coba resapi duka<br />
dan aku ikut nelangsa</p>
<p>Aku tinggal sejenak<br />
hanya untuk memastikan<br />
rasa hati belumlah mati&#8230;.</p>
<p>***************</p>
<p>Aku memakimu kemarin sore<br />
Aku memusuhimu tadi pagi<br />
Aku menghindarimu sepanjang siang<br />
Aku mengelabuimu sore ini</p>
<p>Pahamkah kau caraku mencintaimu?!<br />
*******************<br />
# Siapa yang Ingin Saya Temui:</p>
<p>10 des 07</p>
<p>10 des 07</p>
<p>10 des 07</p>
<p>iyaaa&#8230;.<br />
10 des07</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/farahzone.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/farahzone.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/farahzone.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/farahzone.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/farahzone.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/farahzone.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/farahzone.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/farahzone.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/farahzone.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/farahzone.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/farahzone.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/farahzone.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/farahzone.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/farahzone.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farahzone.wordpress.com&amp;blog=6195551&amp;post=17&amp;subd=farahzone&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://farahzone.wordpress.com/2009/01/31/aku-dan-kisahku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bb0aead33a298845f63de2bcfe330ca6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">farahzone</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>melangkah setapak</title>
		<link>http://farahzone.wordpress.com/2009/01/27/melangkah-setapak/</link>
		<comments>http://farahzone.wordpress.com/2009/01/27/melangkah-setapak/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2009 08:32:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Farhana Aulia</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://farahzone.wordpress.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Mengurai persoalan kepemimpinan, saya teringat dengan filosofi air. Siapa yang tak kenal dan tak butuh air? Karena air, maka ada kehidupan. Dari setetes air, Allah menciptakan manusia. Air mani yang dijadikan segumpal darah, lalu dijadikan segumpal daging dan diletakkan di dalam rahim. Tak hanya hal itu, dalam firmanNya, Al-Hajj:5 disebutkan bahwa tanpa turunnya air, bumi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farahzone.wordpress.com&amp;blog=6195551&amp;post=15&amp;subd=farahzone&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mengurai persoalan kepemimpinan, saya teringat dengan filosofi air. Siapa yang tak kenal dan tak butuh air? Karena air, maka ada kehidupan. Dari setetes air, Allah menciptakan manusia. Air mani yang dijadikan segumpal darah, lalu dijadikan segumpal daging dan diletakkan di dalam rahim.<br />
Tak hanya hal itu, dalam firmanNya, Al-Hajj:5 disebutkan bahwa tanpa turunnya air, bumi ini tak ada kehidupan serta tumbuh suburlah beragam tumbuhan dengan segala keindahannya.<br />
Pemimpin yang ideal, tak segampang mencari alamat rumah. Ideal tentunya sesuai dengan kehendak dan harapan penilainya. Jika dianalogikan dengan mencari wanita ideal, hunian ideal, dan teman ideal hampir sama susahnya. Sama-sama mencari sesuatu, tapi kadar pertimbangannya tentu berbeda.<br />
Bibit, bebet, dan bobot laik menjadi kriteria untuk menjadi pemimpin. Pemimpin bukan hanya pejabat ‘kerah putih’ yang selalu dikawal oleh barisan ajudannya. Pemimpin bisa terdapat di mana saja. Pemimpin kelas, pemimpin kelompok belajar, pemimpin organisasi, pemimpin rumah tangga, semuanya tak luput dari kriteria-kriteria ideal.<br />
Dari kacamata saya, memimpin seperti air-lah yang bisa disebut ideal. Sebagaimana kita tahu, air memiliki karakter yang fleksibel. Sehingga dengan mudah mengatur diri dalam kondisi bagaimanapun. Dengan kegigihannya, air terus bergerak hingga tujuannya tercapai. Dan berpihak pada yang lebih rendah. Selain itu, air juga fungsional. Air dapat merefleksikan bayangan. Menjadi sumber kehidupan dan inspirasi, sudah tentu dimiliki air.<br />
Falsafah kepimpinan yang lain bisa kita dapat dari Nabi Muhammad SAW, Pangeran Samber Nyawa, Patih Gajahmada dan banyak lagi falsasah lain. Keseluruhannya bergantung pada konteks ruang dan waktu. Karakter ideal bisa beragam. Misalnya, dominan atau menonjol di antara yang lain, tanggung jawab, berani, kreatif, inovatif, komitmen, konsisten, amanah, peduli, perhatian, mau mendengar dan didengarkan.<br />
Mudah bagi kita menyebutkan kriteria ideal lebih banyak lagi. Karena ideal bergantung pada siapa yang melihat dan dari cara pandang mana penilai memberi klasifikasi ideal. Tapi, satu hal yang pasti, pembawa lentera berjalan di muka. Pemimpin diciptakan untuk membangun motivasi, ikatan kelompok dan bekerja berdasar nilai-nilai yang dianut.<br />
Kini, bangsa kita sedang dalam pencarian pemimpin yang ideal. Namun, disadari atau tidak, lebih mudah ‘mencari’ pemimpin ketimbang ‘menjadi pemimpin. Nyatanya, pemimpin membanjir dimana-mana. Ia meluap muncul ke permukaan tanpa terkendali. Daerah yang rendah pun makin tertindas dan makin menderita. Bak air bah, ia bergerak tanpa tujuan yang jelas. Dan jelas menjadi sumber bencana. Alirannya terhambat oleh moral yang terpuruk. Tak dapat menjadi cermin yang merefleksikan bayangan karena keruh oleh berbagai nafsu dan keburukan.<br />
Kepemimpinan itu tindakan, bukan jabatan. Ternyata, yang susah bukan hanya jadi perawan. Tapi, SUSAHNYA JADI PEMIMPIN…!</p>
<p>Farhana Aulia (Mahasiswi Sastra Indonesia UNS)<br />
farah_little@yahoo.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/farahzone.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/farahzone.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/farahzone.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/farahzone.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/farahzone.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/farahzone.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/farahzone.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/farahzone.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/farahzone.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/farahzone.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/farahzone.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/farahzone.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/farahzone.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/farahzone.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farahzone.wordpress.com&amp;blog=6195551&amp;post=15&amp;subd=farahzone&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://farahzone.wordpress.com/2009/01/27/melangkah-setapak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bb0aead33a298845f63de2bcfe330ca6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">farahzone</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
